Makanan walet buatan(Extra Feeding)

Mungkin banyak diantara kita telah mengetahui cara membuat makanan tambahan didalam rumah walet, yang lazim kita lakukan yakni dengan menumpuk jerami kemudian membasahinya dengan air.
Jerami yang telah membusuk akan memunculkan kutu-kutu kecil yang merupakan salah satu makanan kesukaan burung walet.

Selain dengan cara diatas, banyak juga pembudidaya burung walet mengunakan gaplek (ubi kayu) yang ditebar disudut ruangan rumah waket. Sebulan kemudian gaplek akan bermunculan kutu.
Penempatan kulit buah, khususnya buah nenas juga efektif menghadirkan serangga terbang dalam rumah walet.

Berbagai cara dilakukan pembudidaya walet demi kemajuan rumah walet dari berbagai cara tersebut diatas, pebisnis walet juga tidak ragu untuk merogoh kocek lebih dalam untuk membeli serbuk penumbuh serangga yang cukup mahal harga perkilonya.
Pada kali ini kami ingin membagi pengalaman bagaimana caranya membuat / mengkultur serangga terbang (lalat buah) yang dalam bahasa latin dikenal dengan nama Drosophila, dengan hasil yang tidak kalah dengan serbuk penumbuh serangga yang beredar dipasaran.

Drosophila melanogaster merupakan jenis lalat buah, dimasukkan dalam filum Artropoda kelas Insekta bangsa Diptera, anak bangsa Cyclophorpha (pengelompokan lalat yang pupanya terdapat kulit instar 3, mempunyai jaw hooks), seri Acaliptrata (imago menetas dengan keluar dari bagian anterior pupa), suku Drosophilidae, Jenis Drosophila melanogaster di Indonesia terdapat sekitar 600 jenis, pulau Jawa sekitar 120 jenis dari suku drosophilidae.

Siapkanlah bahan-bahan yang diperlukan antara lain:
1. Agar-agar 1 bungkus(7 Gr)
2. Pisang ambon 1 kg
3. Ragi roti / fermipan
4. Air (700 Ml)

Langkah-langkah pembuatan :
1. Rebuslah terlebih dahulu 700 Ml air sampai mendidih, kemudian masukkan 1 bungkus agar-agar ( 7 Gr ), aduk hingga rata.
2. Pisang ambon sebanyak 1 kg dihaluskan dengan blender, kemudian dicampukan ke air rebusan agar - agar. Masak kembali kedua bahan tersebut hingga matang.
3. Setelah matang, angkat dari kompor masak, biarkan dingin beberapa saat.
4. Setelah dingin tuangkanlah kedalam wadah penampungan dengan tinggi minimal 30 cm.
5. Tambahkan 3 - 5 butir(1 Sdm) ragi roti / fermipan sebagai anti jamur.

Setelah semua langkah diatas dilakukan, letakkanlah wadah/ember tersebut diluar rumah walet dan simpan ditempat yang teduh (jangan langsung terkena cahaya matahari dan hujan), karena selama masa fermentasi dan pembusukkan akan mengeluarkan bau yang cukup menyengat.
Dan ketika adonan telah mulai muncul kepompong yang menempel di dinding ember, masukkanlah kedalam rumah walet dan tempatkan di roving area

Baca juga artikel lainya :